The Allure of Batik

Alleira Batik  adalah sebuah perusahaan busana ready to wear dan made to order yang merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia.

Berdiri dengan label Allure Batik,  Allure Batik fokus pada busana dengan motif dan disain batik modern.  Dengan ciri khas pada gradasi warna.  Agustus 2010 Allure resmi berganti nama menjadi Alleira Batik dan mulai konsentrasi melebarkan sayapnya ke mancanegara.

Alleira Batik yakni untuk mengembangkan sekaligus memodernisasikan proses dan motif batik inilah yang mendasari  berdirinya Alleira Batik.  Sejak awal,  visi ini sangat kental mewarnai perjalanan perusahaan.  Terlihat dari motif dan design yang diciptakan Alleira. Dengan tetap memegang patern batik tradisional, Alleira mengemasnya secara kreatif dan berani.  Guratan motif yang tercipta menghasilkan inovasi cantik dan elegan dalam dunia batik di Indonesia.

Ditambah dengan teknik rumit berupa gradasi warna. Suatu teknik pewarnaan yang rumit mengingat jumlah warna yang tidak sedikit.

Secara keseluruhan, design dan motif Alleira menghasilkan motif batik jenis baru.  Modern, elegan dan memikat mata.  Motif ini membuat produk Alleira sangat mudah dikenali.  Sejak pemunculannya yang pertama, motif Alleira langsung menggebrak public pencinta fesyen di Indonesia.  Tidak sampai satu tahun, produk ini telah menjadi brand tersendiri untuk penyebutan batik modern.  Karena kepopulerannya ini lah maka banyak tercipta produk serupa dengan sebutan batik alluran.

Meski banyak ditiru, produk ini tetap tak tergoyahkan.  Dengan mengandalkan mutu dan orisinalitas, Alleira tetap mampu bertahan di pasar fesyen Indonesia.  Bahkan kian kokoh.  Salah satu keunggulan produk ini adalah karena Alleira selalu dibuat diatas bahan berkualitas seperti sutra ATBM, satin dan sifon.   Dan keseluruhan koleksi itu dibuat dalam jumlah terbatas atau limited edition.  Inilah yang membuat seluruh rancangan Alleira bersifat sangat pribadi dan elegan.

Pertama kali berdiri Alleira Batik hanya memiliki satu butik di Jalan Kemang, Jakarta.  Setelah mendapat respon positif, perusahaan ini mulai  mendirikan butik  lainnya seperti  di :

39 Stamford Road, Singapore,

International  Airport,  Jakarta.

Senayan City 2nd Floor, Jakarta

Seminyak Square, Bali.

Grand Indonesia, West Mall, Jakarta

Darmawangsa Square The City Walk, Jakarta

Fame Agenda, Australia

Plaza Indonesia  [khusus Alleira Kids]

Alleira dan Idealisme

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang amat tinggi dan dalam jumlah yang tidak sedikit. Batik adalah salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia yang dikenal, digunakan dan mewarnai kehidupan hampir di seluruh propinsi di Indonesia.

Batik dikenal sebagai busana yang biasa di pakai dalam acara resmi seperti acara kenegaraan, peresmian, upacara atau resepsi pernikahan. Untuk acara santai, batik batik dikenal sebagai baju daster (baju santai yang biasa dipakai oleh perempuan Indonesia bila berdiam saja di rumah, santai bersama keluarga dekat). Di luar acara acara itu, boleh dibilang batik sangat jarang di gunakan oleh masyarakat Indonesia.

Situasi ini mendorong Alleira Batik untuk tegas mempopulerkan batik menjadi busana yang modern, elegan dan berkwalitas tinggi sehingga orang bangga mengenakannya. Dengan semangat dan kerja keras, sedikit demi sedikit pamor batik mulai terangkat dan masyarakat Indonesia mulai bangga dan senang memakai batik. Disain dan motif Alleira yang unik dan cantik, segera mendapat tempat di hati masyarakat.

Setelah sukses di pasar domestik, Alleira berencana untuk masuk ke pasar internasional. Alleira Batik berkeinginan untuk mempopulerkan batik di dunia. Bagi Alleira, seiring dengan di resmikan batik oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober, 2009, batik telah masuk ke era globalisasi. Batik tidak lagi berada pada level ‘Indonesia’ tapi kini telah meningkat menjadi level ‘dunia’.

Alleira bertekad untuk meningkatkan kualitas bahan dan desain batik sehingga betul betul layak menyandang sebutan sebagai budaya dunia. Sebuah butik Alleira di Stamford Road, Singapura telah mengawali langkah Alleira di dunia Internasional. Kedepan, perusahaan ini berencana untuk terus melakukan ekspansi ke negara negara yang dipandang strategis untuk pengembangan bisnisnya.

Alleira dan Perkembangan Batik Indonesia & Dunia

Setelah diakui UNESCO, batik resmi  menjadi warisan ‘dunia’ yang akan dikenal dan dilihat perkembangannya  oleh seluruh masyarakat dunia. Moment ini, menurut data Kementrian Perdagangan Indonesia telah membuat geliat perdagangan batik Nusantara mengalami peningkatan yang cukup significant.

Keberadaan Alleira Batik ini boleh dibilang cukup  menggairahkan pasar batik Indonesia.  Sejak itu, masyarakat semakin mengenal dan mencintai batik.  Baju batik kini di pakai tidak lagi hanya karena ada upacara atau pesta perkawinan, tapi telah meluas ke semua acara.  Sekarang, masyarakat Indonesia senang memakai batik dimana saja dan kapan saja.  Perkembangan ini menunjukkan bahwa batik telah mendapat tempat yang tepat dalam gaya berbusana masyarakat.

Setelah pasar dalam negeri bergairah, Alleira mulai melebarkan sayap ke luar negeri.  Sejak tahun 2008, Alleira telah mulai mengawali dengan membuka cabangnya yang pertama di jantung pusat perdagangan dunia, Singapure.  Dengan membuka butik di Singapur, Alleira Batik membidik pasar internasional leibh luas lagi.

Dan perlahan tapi pasti, Alleira mulai melakukan ekspornya ke manca Negara, lewat pintu Singapura.

Kementrian Perdagangan Indonesia menekankan bahwa dengan tembusnya batik Indonesia ke pasar global itu artinya Indonesia telah mampu mengangkat brand image batik Indonesia.

Berdasarkan data Kementrian Perdagangan, realisasi ekspor batik Indonesia ke beberapa negara di dunia pada periode 2004-2008 menunjukkan tren yang positif meski di tahun 2005 mengalami penurunan.

Ekspor batik Indonesia mulai meningkat pada 2006 menjadi 14,26 juta dolar AS, menjadi 20,87 juta dolar AS pada 2007 dan menjadi 32,27 juta dolar AS pada 2008.

Realisasi ekspsor batik selama periode Januari-November 2009 mencapai nilai 17,35 juta dolar AS. Negara tujuan ekspor batik Indonesia antara lain Amerika Serikat, Belgia, Perancis, Inggris dan Jerman.

Menjadi brand batik modern berkwalitas di dalam maupun luarnegeri, memang menjadi target utama Alleira batik.  Kedepan, perusahaan ini berupaya mengembangkan industry batiknya dengan berencanan membuka sebanyak mungkin cabang cabangnya di luar negeri.

Icon Alleira Batik


Annisa Larasati Pohan (lahir di Boston, Amerika Serikat, 20 November 1981) dipilih sebagai Icon Alleira Batik.  Ia dipilih karena Annisa adalah salah satu model profesional Indonesia. Langkah awalnya dimulai sebagai finalis GADIS Sampul 1997.  Gadis pemilik tinggi tubuh 164 sentimeter itu  langsung dikontrak sebagai model iklan. Tak hanya sebagai model, Annisa merambah dunia broadcasting sebagai penyiar radio OZ, Bandung. Ia juga pernah menjadi presenter acara Bundesliga di RCTI.

Annisa memiliki kecintaan yang tinggi terhadap batik, ia selalu berusaha  mengenakan batik disegala kesempatan.  Meski sebagai public figure ia dimungkinkan untuk tampil dengan semua pilihan busana, tapi Annisa tetap memilih batik sebagai busana pribadinya.   Kecintaannya dan keserasiannya dalam mengenakan batik  inilah yang membuat Alleira memutuskan menjadikannya icon Alleira Batik.

Annisa telah sejak tahun 2007 menjadi icon Alleira batik.

Alleira Kids

Alleira Kids adalah label merek  Alleira Batik khusus untuk anak anak.  Aleira Kids didirikan Mei tahun 2008 di hotel Mulia, Jakarta.  Label ini di launching untuk memenuhi kebutuhan busana anak anak Indonesia.

Menyasar ke pasar kanak kanak merupakan langkah konkret Alleira Batik untuk  menjadikan anak anak sebagai para pewaris budaya nasional yang cerdas dan berkarakter. Anak anak harus diajar untuk mengenal dan mencintai batik.

Dan sebagai icon, Alleira Kids sepakat memilih Almira Tungga Dewi atau biasa disapa dengan Aira Yudhoyono.

Aira adalah putri pertama dari pasangan Annisa Pohan dan Agus Harimurti Yudhoyono.  Lahir di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 2008, tepat di hari Kemerdekaan Indonesia  ke 63.  Kecerdasan si kecil  Aira dan personalitynya yang riang dianggap pas sebagai icon anak Indonesia yang cerdas dan mencintai busana batik.

Amanda Nindra Purnomo Marki

Alleira Kids sejak awal bertekad agar anak anak Indonesia memiliki kebanggaan yang tinggi akan batik sebagai  warisan budaya bangsa.  Target utama Alleira Kids adalah menjadikan batik sebagai busana premium yang mampu mengeksplore personality anak anak Indonesia.  Dan Alleira Kids hanya merancang baju baju batik berkualitas, baik dari segi bahan maupun desainnya.

Berkolaborasi dengan Amanda Nindra Purnomo Marki, Alleira batik siap menyediakan  baju batik untuk anak dengan desain yang cantik dan  lucu sekaligus memancarkan semangat dan kecerdasan si kecil.

Amanda adalah perancang muda berbakat yang kini duduk di tahun ke 5 SD British Internasional School.  Sejumlah fashion show telah dilakukannya.

Meski saat ini masih berusia 10 tahun, Amanda yang memilki hobi bermain violin dan piano ini, sudah banyak menghasilkan design baju anak dengan nuansa ceria, sportif, simple sekaligus memancarkan semangat anak anak Indonesia .

“Merancang baju batik untuk anak anak  adalah sebuah tantangan yang menyenangkan” ujar Amanda.

Amanda, sulung kelahiran Jakarta 15 Oktober 1999 lewat sejumlah designnya telah membuktikan bahwa ia adalah perancang berbakat yang memiliki talenta dan keunikan tersendiri dalam setiap rancangannya.

Dan Alleira Kids dengan bangga  mempersembahkan koleksi Amanda  khusus untuk anak anak Indonesia!
Ayo, kunjungi Alleira Kids di Plaza Indonesia dan pilih sendiri desain Amanda yang pas dengan selera si kecil!  Biarkan mereka mengeksplor dunia mereka senidri lewat rancangan Amanda di Alleira Kids …..!

Artikel Alleira

MENELUSURI ALUR TRANSFORMASI ALLEIRA

Senin, 09 Mei 2011

Kita mungkin mengenal batik ini pertama kali dari gradasi warna yang menarik, juga pemilihan bahan. Saat pertama kali dirilis pada tahun 2005, orang mengenal ‘Batik Allure’ karena gradasi warna yang menarik juga pemilihan bahan yang menarik, seperti doby, yang banyak ditiru.

Allure Batik, yang total berubah nama menjadi Alleira Batik pada Agustus 2010 berhasil mentransformasi batik yang terkesan kaku, yang dulu modelnya hanya ‘itu-itu saja’ menjadi busana modern yang pantas dikenakan di kesempatan apa saja. Dengan potongan dan pemilihan bahan yang cantik serta warna yang menarik, batik Alleira dikenakan dari segala usia, mulai bayi 6 bulan hingga orang dewasa.

Zakaria Hamzah, Direktur Operasi Alleira Batik dan Ade Kartika, Wakil Direktur, berbagi kisah tentang perkembangan Alleira dengan Hidupgaya.com beberapa waktu lalu di butik Alleira di Grand Indonesia.
Simak nukilan obrolan kami berikut ini:

Hidupgaya.com (HG): Kenapa memutuskan mengganti nama Allure yang sudah sangat dikenal menjadi Alleira?

Zakaria hamzah (ZH): Selain di Indonesia, Allure Batik juga membuka butik di luar negeri. Di Indonesia kami menggunakan nama Allure Batik, di luar negeri (Singapura, Malaysia) menggunakan nama Alleira karena bercita rasa internasional. Namun belakangan manajemen sepakat untuk memakai satu nama saja, Alleira, agar lebih fokus. Jadilah pada Agustus 2010 Allure Batik berubah nama menjadi Alleira Batik. Alleira, memiliki makna memikat, menarik hati, indah dan mempesona. Kata ini kami ambil dan dipilih sebagai label produk batik kami.

HG: Apakah re-branding ini menyulitkan?

ZH: Awalnya pelanggan setia memang kikuk, mereka masih menyebut Alleira dengan Allure. Namun seiring perjalanan waktu, mereka sudah akrab dengan Alleira. Dengan satu nama mengurangi ‘kebingungan’ pelanggan. Di Singapura, Alleira bisa ditemui di Takashimaya, Isetan dan Robinson. Pada akhir Akhir lalu, kami membuka butik di The Shoppes di Marina Bay Sands. Penggemar Alleira dan pecinta batik cetak sekarang dapat menikmati koleksi menakjubkan dari Alleira di The Shoppes di Marina Bay Sands, L1-67. Sedangkan di Malaysia, koleksi siap pakai Alleira bisa didapat di  Bangsar Village, ini butik independen Alleira.

Alleira International adalah peleburan fashion batik kontemporer dengan daya tarik internasional. Koleksi di Alleira akan menampilkan susunan menakjubkan dari pakaian batik yang menggabungkan campuran cetakan, padatan dan tekstur – International Ready-to-Wear, International Cocktail Chic and Bespoke Couture Collection. Masing-masing koleksi menampilkan dan menggabungkan desain batik dan motif rumit dibuat oleh perajin tradisional, ditambah dengan penggunaan teknologi dan standar kualitas yang ketat.

Internasional ready-to-wear difokuskan pada gaya modern, desain kontemporer yang diresapi dengan cetakan yang terinspirasi oleh teknik batik. Gaya yang serbaguna, memungkinkan berbagai pola, warna dan tekstur untuk dikoordinasikan.

Seperti koleksi ready-to-wear, cocktail chic terinspirasi pada teknik batik. Sifon, sutra dan kain mewah lainnya dicetak berwarna cerah. Cocktail chic menampilkan sentuhan mewah untuk setiap kesempatan.

Koleksi bespoke couture Alleira benar-benar unik, karena tidak ada dua kain cetakan tangan yang persis sama pada cetakan corak, warna atau pola. Semua bespoke couture diciptakan di Alleira oleh perajin yang terampil.

HG: Apakah karakter konsumen Alleira di dalam dan luar negeri berbeda?

ZH:  Tentu. Di dalam negeri kita terbiasa memakai batik yang memang benar-benar batik. Di Singapura tidak begitu. Mereka suka dengan touch of batik yang bisa dipakai untuk ke kantor. Jadi batik hanya sebagai sentuhan, bukan hal yang dominan. Konsumen di sana lebih suka busana yang pas badan, dengan warna-warna netral yang bisa dikenakan kapan saja seperti hitam, putih, abu-abu, nude color. Warna harus satu tone, hindari bahan warna-warni. Konsumen Singapura tidak terlalu menggemari motif tradisional, mereka pilih yang kontemporer. Jadi bukan jenis batik yang ‘berat’.  Pasar Singapura juga menyukai busana yang bisa dipadupadankan. Mereka suka yang serba praktis. Sedangkan pasar Malaysia tidak menyukai potongan yang terlalu sexy, longgar namun nyaman. Mereka menyukai motif yang besar-besar.  Bahan yang cocok untuk busana ini, misalnya sifon, yang bisa ‘masuk’ ke tubuh mereka.

HG: Harga batik Alleira kan tidak bisa dibilang murah. Apa yang ditawarkan ke pelanggan agar mereka tetap loyal?

ZH: Kami akan menciptakan sesuatu yang selalu baru. Memang banyak yang berusaha meniru motif Alleira, seperti gradasi dan pemilihan bahan. Untuk itu kami siasati dengan terus melakukan inovasi, update koleksi setiap seminggu sekali. Kami menciptakan tren. Batik tidak hanya tampil seadanya, namun juga kami lengakpi dengan aksesoris seperti renda, lace, beads dan mote. Pada tahun ini, kami juga menyertakan logam dengan mengusung tema 1950-an, 60-an dan 70-an, Bohemian Gipsy Style.

Kami juga menyediakan layanan purna jual. Garansi seumur hidup. Misalnya pelanggan punya koleksi batik Alleira yang dibeli saat tubuhnya berisi, namun ingin dikecilkan sesuai ukuran tubuh yang sekarang, bisa kami lakukan. Kami mencatat data pelanggan, termasuk tanggal lahirnya. Saat hari ulang tahun, ada kejutan kartu ulang tahun yang bisa digunakan sebagai kartu diskon untuk berbelanja di Alleira dengan diskon 30%. Hal seperti ini disukai pelanggan lho. Kami juga membuat kartu anggota untuk pelanggan, memberitahukan mereka update koleksi terbaru, preview sale, atau undangan khusus untuk menghadiri pergelaran koleksi terbaru Alleira.

HG: Pergelaran busana Alleira kerap dihadiri para pejabat dan istri duta besar. Mereka bahkan berlenggok juga di catwalk?

ZH:  Kami ingin memperkenalkan batik kepada semua kalangan, termasuk para duta besar dan istri duta besar negara sahabat. Kami buatkan busana khusus untuk mereka. Saat kami tawarkan untuk ikut pergelaran busana, mereka tak menolak. Bahkan minta diajak lagi di kesempatan lain. Jadi gayung bersambutlah.

(Tak lama kemudian Ade Kartika ikut bergabung. Ade baru selesai menemani pelanggan memilih-milih koleksi Alleira terbaru. Setelah pelanggan yang datang berkelompok itu selesai berbelanja, Ade bergabung mengobrol.

HG: Mengapa Alleira memutuskan membuka lini busana untuk anak-anak?

Ade Kartika (AK): Pasarnya memang ada. Kebutuhan untuk busana anak-anak bernuansa batik dengan desain dan warna yang lucu. Akhirnya kami putuskan untuk membuka lini busana anak-anak pada 2008.  Awalnya yang meminta dibuka lini busana anak adalah para konsumen yang terbiasa membeli koleksi Alleira. Mereka butuh batik anak-anak dengan model yang trendy, warna menarik dan tidak pasaran sehingga bisa dipakai ke segala kesempatan. Belakangan kami juga merilis busana batik untuk bayi dengan model Aira (anak Anissa Pohan dan Agus Yudhoyono). Ternyata animo untuk pakaian bayi juga menjanjikan. Jadi lini busana Alleira lengkap, mulai bayi, pra-remaja, remaja dan dewasa. Laki-laki dan perempuan.

HG: Bahan doby yang dulu menjadi ciri khas Alleira, banyak ditiru produsen lain. Apa yang dilakukan untuk menyikapi ini?

ZH: Secara perlahan kami mengurangi bahan doby untuk baju perempuan, berusaha menggantikannya dengan bahan lain yang tidak kalah cantik. Kami kini bereksperimen dengan rubber cotton, menggunakan teknik bolong-bolong. Koleksi ini diminati. Kami juga bereksplorasi dengan tenun gaya kontemporer. Ini membutuhkan kerja sama selaras dengan para mitra kami di berbagai daerah (Garut, Tasikmalaya, Makassar, Pekalongan, dan sebagainya) yang sudah bermitra dengan Alleira sejak lama. Kami memiliki mitra binaan yang memang terbiasa dengan ‘gaya’ Alleira. Jika warna yang dihasilkan kurang cocok, kami akan kembalikan dan minta mereka untuk mendapatkan hasil yang sesuai. Kami melatih mereka untuk tidak hanya terpaku pada cara lama. Jika mau maju harus berinovasi.

HG: Apa kontribusi Alleira bagi perajin skala UKM?

AK:  Kami menjadikan para pembatik di daerah sebagai mitra binaan. Makin banyak butik yang kami buka, berarti membutuhkan mitra binaan yang semakin banyak. Kami menggiatkan mereka dengan mengambil pasok dari mitra binaan tersebut. Kami berharap dengan pola ini dapat mengangkat kehidupan mereka.

HG: Apa rencana Alleira Batik dalam waktu dekat?

ZH: Membuka lebih banyak butik di dalam negeri, serta mengeksplorasi pasar internasional, misalnya Australia, China, Hongkong juga Korea. Melakukan kolaborasi dengan desainer terkemuka dalam negeri, Alleira telah memasuki internasional. Kolaborasi ini memungkinkan batik Alleira untuk beradaptasi dengan selera masing-masing individu dan preferensi pasar. Alleria diatur untuk memperluas jangkaun global dan bertujuan untuk membuka 20 butik dalam waktu dekat, mulai dari Singapura dan Kuala Lumpur.

Kami juga akan memperluas butik di Plaza Indonesia, membuka pabrik di Tangerang. Belum lama ini kami juga merilis lini busana siap pakai May and June, yang koleksinya bisa ditemukan di Metro Dept Store. Untuk perhiasan, manajemen memutuskan membuka Delphin & Co Jewelry di Gandaria City, Jakarta selatan. Kami berharap makin banyak yang mengenakan koleksi Alleira Batik di segala kesempatan. Tugas kami adalah memberikan yang terbaik untuk konsumen. Dengan daya kreatifitas prima, kami para penyuka sekaligus pecinta batik ingin sekali memberikan nuansa baru dalam khasanah perbatikan di Indonesia, agar warisan bangsa Indonesia ini makin berkembang dan tetap diminati dari generasi ke generasi.

Sumber: http://www.hidupgaya.com/index.php?action=content&id=2011050908234993

ALLEIRA BATIK MERAIH ISO 9001:2008

Friday, 03 June 2011 14:53

Kerja keras dan konsistensi Alleira agar batik menjadi busana modern berkualitas terus membuahkan hasil.  Salah satunya adalah  Alleira berhasil memegang sertifikasi  ISO 9001:2008.

ISO 9001 merupakan standar internasional  di bidang sistem manajemen mutu.  ISO tersebut, dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal manajemen penjaminan mutu produk/ jasa yang dihasilkannya.

Tidak mudah bagi sebuah perusahaan untuk bisa mendapatkan ISO 9001: 2008 ini. Akan ada berbagai tes yang harus diikuti untuk bisa lolos mendapatkan ISO 9001: 2008.

Setelah melalui serangkaian uji kompentensi,  kelayakan dan audit dari VNZ atau Verification New Zealand, akhirnya  Alleira dinyatakan layak mendapatkan ISO 9001: 2008. [http://www.verification-sea.com]

Sertifikasi ISO 9001: 2008 ini seakan semakin meneguhkan brand Alleira sebagai brand Batik Modern dengan kualitas terjamin baik dari segi bahan maupun disain dan corak.

ISO 9001: 2008 adalah untuk memastikan kualitas produk dan pelayanan Alleira selalu konsisten dan terus menerus melakukan perbaikan untuk mencapai kepuasan pelanggan yang tertinggi.

Alleira bertekad untuk selalu mengedepankan mutu, baik mutu bahan maupun disain. Itulah sebabnya kami konsern agar mutu ini selalu terjaga.  Salah satu bentuk kepedulian  Alleira adalah dengan diraihnya ISO 9001: 2008. Bagi Alleira sendiri  ISO 9001: 2008 didedikasikan sepenuhnya untuk para pecinta Alleira.

Sumber: http://sentrajakarta.com/life-and-style/fashion-a-beauty/1768-alleira-batik-meraih-iso-90012008.html

ALLEIRA LEBIH MENGUTAMAKAN KEPUASAN PELANGGAN

Jumat, 03 Juni 2011

Untuk memperoleh sebuah prestasi besar memang tidak mudah terutama dalam membangun sebuah produk berkelas internasional seperti yang dilakukan oleh Alli

era Batik, adalah sebuah prestasi yang patut dibanggakan.

Batik Alleira berhasil meraih ISO 9001:2008 dari Verification New Zealand (VNZ). Sertifikasi ISO 9001, mer

upakan standar internasional di bidang sistem manajemen mutu produk. Bertepatan dengan diraihnya sertifikat ISO, Alleira pun mendapatkan piagam penghargaan rekor MURI.
“Alleria batik merupakan brand batik di Indonesia maupun dunia, satu-satunya meraih sertifikasi ISO ini. Hal ini sesuai konsistensi dan ingin maju ke depan, apalagi tuntutan pa

sar nasional dan internasional yang ingin produk berkualitas,” ungkap Ade Kartika, Vice Director Alleira Batik saat mengumumkan perolehan ISO dan MURI di Jakarta, Rabu (1/6/2011).
Ade melanjutkan perolehan sertifikasi ini semakin meneguhkan brand Alleria sebagai brand batik modern dengan kualitas terjamin, baik dari segi bahan, desain dan motif yang berbeda dibandingkan batik brand lainnya.

Dikatakan, jika dibandingkan dengan brand batik yang lain, Alleira batik mempunyai motif kontemporer, tak meninggalkan ciri khas batik juga warna yang ditonjolkan dengan warna cerah.

“Perbedaan lainnya, sangat memperhatkan kepuasan pelanggan. Kita mencoba membuat sertifikasi meski agak sulit, karena butuh komeitmen benar-benar untuk kepuasaan pelanggan,” jelasnya.

Anita, Producation Director Alleira menambahkan pencapaian sertifikasi ISO 9001:2008 serta rekor MURI sebagai brand batik pertama yang meraih sertifikasi ISO 9001:2008, memang diplanning secara serius untuk mencapai kepuasan pelanggan.

“Terus terang, Alleirea batik punya ciri khas dibandingkan brand batik lainnya. Penghargaan ini juga dapat membangun kebanggaan atas produk Alleira batik karena memperoleh penghargaan tingkat dunia sehingga terus meningkatkan pelayanan kepada konsumen,” tandasnya.

Sejak tahun 2006 hingga kini sudah tercipta 1000 motif dari 1000 item, bisa dibuat lebih dari 3000 motif biasanya mengeluarkan trand massion yang diingankan konsumen, juga ada motif tenun dan teknik prada untuk menghadapi musim Lebaran, sambung Anita.

Saat ini, Alleira batik memiliki 8 butik di Jakarta, satu butik di Bali, Makassar, Medan, Marina Bay Sand Singapura dan Kuala Lumpur. Alleira batik Juga bergabung membuka butik representative dengan desain internasional di Hong Kong dan Australia.

Sumber: http://harianjakarta.com/kategori/berita-326-alliera-lebih-mengutamakan-kepuasan-pelanggan.html

 

ALLEIRA KIDS UNTUK ANAK CACAT INDONESIA

Alleira Kids akan menyumbangkan sebesar 5% dari keuntungan Ready to Wear Alleira Kids kepada Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Jakarta.  Anak anak Indonesia, meskipun tidak lengkap anggota tubuhnya berhak mendapatkan kesempatan serta kehidupan yang baik.  Untuk itulah, lewat program ini Alleira Kids berharap anak anak cacat Indonesia bisa tumbuh dewasa dengan bahagia dan mampu mengoptimalkan kemampuan mereka.  Mari, kita isi kemerdekaan Indonesia dengan berbagi kepada sesama!

 

Tips Alleira

12 TIPS MERAWAT BATIK

Batik memang sedang tren. Namun, bisa jadi belum banyak orang yang mengetahui cara merawat pakaian batik agar warnanya tetap awet. Berikut ini sejumlah cara alternatif merawat batik kesayangan.

  1. Saat mencucinya, gunakan sabun pencuci khusus untuk kain batik yang banyak dijual di pasaran.
  2. Atau, cuci kain batik dengan shampo rambut. Sebelumnya, larutkan shampo di air sampai tak ada bagian yang mengental. Lalu, celupkan kain batik.
  3. Mencuci batik juga bisa dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat. Caranya, remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa, lalu tambahkan air secukupnya, dan siap untuk mencuci batik. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak kain.
  4. Saat mencuci batik, jangan pakai deterjen dan jangan digosok. Jika batik tak terlalu kotor, cukup rendam di air hangat. Tapi jika benar-benar kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya, cukup dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk di bagian yang kotor tadi.
  5. Sebaiknya, jangan mencuci batik dengan mesin cuci.
  6. Saat akan menjemurnya, batik yang basah tak perlu diperas. Dan jangan menjemurnya langsung di bawah sinar matahari. Jemurlah di tempat teduh atau diangin-anginkan hingga kering.
  7. Saat menjemurnya, tarik bagian tepi batik secara perlahan agar serat yang terlipat kembali ke posisi semula.
  8. Jika sudah dijemur, hindari menyetrika batik secara langsung. Jika batik tampak sangat kusut, semprotkan sedikit air di atas kain batik lalu letakan sehelai alas kain di atasnya, baru diseterika.
  9. Bila Anda ingin memberi pewangi atau pelembut kain pada batik tulis, jangan semprotkan langsung pada kainnya. Sebaiknya, tutupi dulu batik tulis dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain tadi di atas koran.
  10. Jangan semprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain batik, terutama batik sutera dengan pewarna alami.
  11. Simpan batik kesayangan Anda dalam plastik agar tak dimakan ngengat. Saat disimpan dalam lemari jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini sangat keras dan bisa merusak batik.
  12. Cara lain agar batik tak dimakan ngengat, beri sedikit merica yang dibungkus tisu di lemari tempat menyimpan batik. Atau, letakkan akar wangi yang sudah dua kali melalu proses pencelupan dalam air panas dan dijemur hingga kering.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.